The Vanilla Journal

Buat kamu yang suka baking

Kenapa Mulai dari Polong? Bikin Ekstrak dan Pasta Vanilla Sendiri

Vanderlyn · · 4 menit baca

Pasta vanilla siap pakai memang praktis. Cepat, gampang ditakar, dan langsung memberi bintik-bintik cantik. Lalu kenapa masih banyak orang memilih polong utuh? Jawaban jujurnya bukan karena polong selalu lebih baik. Polong memberi pilihan yang tidak bisa diberikan sebuah toples: mau sekuat apa, semanis apa, pakai alkohol atau tidak, dan dari daerah mana. Satu polong bisa jadi jiwa sebuah custard, satu toples gula vanilla, sekaligus bagian dari sebotol ekstrak buatanmu sendiri.

Yang kamu dapat saat mulai dari polong

Wangi yang segar, tepat saat dibutuhkan. Aroma polong tersimpan rapat sampai kamu membukanya. Makanya juru masak menyarankan mengerok biji hanya saat sudah siap dipakai.

Satu polong, banyak kegunaan. Bijinya masuk ke resep. Kulitnya bisa direndam di krim hangat, lalu dikeringkan dan dibenamkan ke gula. Polong yang sudah "lelah" pun masih bisa dihaluskan jadi pasta buatan sendiri.

Kamu yang menentukan isinya. Pasta komersial umumnya dibuat dari ekstrak, polong yang dihaluskan, gula atau sirup, dan pengental. Kalau bikin sendiri, kamu yang pilih pemanisnya, pakai alkohol atau tidak, dan sepekat apa hasilnya.

Kamu tahu asalnya. Mulai dari polong utuh berarti kamu tahu persis polong mana, dari daerah mana, yang ada di dapurmu.

Tentu ada kompromi. Polong butuh beberapa menit kerja, dan America's Test Kitchen mendapati pasta siap pakai bisa lebih murah per pemakaian dibanding beli polong satuan. Bikin ekstrak sendiri juga butuh sabar berminggu-minggu. Polong adalah pilihan untuk kamu yang ingin kendali dan karakter, bukan jalan pintas.

Di mana polong paling bersinar

Vla dan krim pastry. Pastry cream, vla, crème anglaise, panna cotta, dan dasar es krim adalah tempat polong utuh paling jelas menunjukkan nilainya. Vanillanya diserap pelan-pelan ke susu atau krim hangat, dan tidak perlu bertemu panas oven. Dalam uji panna cotta America's Test Kitchen, polong utuh juara pertama, pasta di posisi kedua dengan selisih tipis, dan ekstrak di posisi ketiga.

Cheesecake. Cheesecake panggang klasik dimasak dengan lembut, jadi vanilla bisa tampil di depan. Gosokkan biji yang sudah dikerok ke gula di resep sebelum dicampur, supaya tersebar rata di adonan. Untuk cheesecake tanpa panggang, hangatkan sedikit krim bersama kulit polong, dinginkan, lalu campurkan.

Cookies. Di sini kami mau jujur. Saat dipanggang di suhu tinggi, banyak nuansa halus vanilla ikut menguap, dan dapur uji mendapati pencicip sering sulit membedakan jenis vanilla di cookies yang sudah matang. Jadi daripada memasukkan satu polong segar ke adonan cookies, pakai polongmu dengan cerdas: panggang dengan gula vanilla atau ekstrak buatan sendiri, lalu simpan biji segarnya untuk isian, glasir, atau buttercream yang tidak dipanggang.

Cara bikin ekstrak vanilla sendiri

Metode America's Test Kitchen bisa jadi titik awal:

  1. Siapkan sekitar 28 g polong vanilla untuk setiap 240 ml (1 cangkir) vodka. Vodka yang netral bikin rasa vanillanya paling jernih.
  2. Belah polong, kerok bijinya, lalu potong kulit polong jadi potongan pendek.
  3. Hangatkan polong dan vodka pelan-pelan di panci bertutup sekitar dua menit. Jangan buka tutupnya di atas api, karena alkohol bisa tersulut.
  4. Tuang ke toples bersih, dinginkan, tutup rapat, dan simpan di tempat gelap minimal enam minggu. Kocok pelan seminggu sekali. Makin lama didiamkan, makin penuh rasanya.
  5. Saring pakai penyaring halus ke botol bersih.

Ada juga baker yang membiarkan polong tetap di dalam botol dan terus menambah isinya, supaya ekstraknya makin dalam dari bulan ke bulan.

Cara bikin pasta vanilla sendiri

Pasta buatan sendiri sangat fleksibel, dan resepnya macam-macam. Tapi kebanyakan polanya sama:

  1. Cincang halus polong utuh, atau pakai polong yang sudah lunak dari toples ekstrakmu.
  2. Haluskan bersama sirup: sirup gula, madu, agave, atau sedikit ekstrak buatan sendiri.
  3. Diamkan satu atau dua hari supaya mengental dan rasanya menyatu. Aduk dulu sebelum dipakai, karena pasta buatan sendiri tidak pakai pengental untuk menahan bintik vanilla.

Mau versi tanpa alkohol? Beberapa resep memakai gliserin food grade atau sirup gula biasa sebagai pengganti minuman beralkohol. Selalu pakai toples dan sendok yang bersih, dan ikuti cara penyimpanan dari resep yang kamu pilih.

Dapur yang dimulai dari polong

Banyak baker akhirnya punya ritme sederhana: biji segar untuk custard dan cheesecake, kulit polong bekas di toples gula, lalu polong yang sudah lelah masuk ke botol ekstrak atau jadi pasta kecil-kecilan. Tidak ada yang terbuang, dan semuanya berasal dari polong yang sama.

Siap memulai dapur vanilla versimu sendiri? The Craft Selection berisi Vanilla planifolia Indonesia Grade A dalam ukuran yang pas untuk baking rutin dan bikin ekstrak sendiri. Kirim pesan ke kami lewat WhatsApp, nanti kami bantu hitung jumlah yang kamu butuhkan.